Langsung ke konten utama

Postingan

4 Mei 2020

  Tertanda oleh tulisan ini.. Kelak akan mengingatkan tentang... Tepat beriringan jatuhnya mereka. Kemarin yg jatuhnya amat dn kian mendalam,kini terjatuh kembali sbg tetesan dgn beriringan. Ternyata sepengap ini.. Perihal bahagiamu,Insyaallah bahagiaku juga :) -4 Mei 2020

21 April 2020

  Sebut saja pulang,bagimu. Hilang,untukku. Kau pergi dn hilang itu harapanku. Terimakasih tlh menjadi satu"nya yg aku diami, Yg diam" kupinjam semua hal ttg hidupnya ditiap lenggang hari ku. Dengan diam pula aku syukuri tiap waktu pertemuan itu. :)

18 April 2020

Tentang sebuah nama yang begitu saja menarik perhatianku . Aku selalu membanggakan huruf awalannya hampir pd setiap anak kecil yg tengah belajar. Ku katakan, "Ada satu huruf Indah di lafadz bismillahirrohmaanirohiim" Seindah bulan sabit..

Lapang Sesak

Warna nya bersudut di sana Apa yg akan ditunjukkan? Festival jingga? Pencapaian warna baru? Tiada segera ada Untuk tahu apa yg terjadi Ternyata,hanya tindakan nyata Semua terbelenggu Yg tidak bisa diam pun begitu Betapa kaku diri ini Begitupun dengan dirinya,mereka? Ingin sekali kutahu Senyum tulus ratusan pasang mata  Ya,aku melihat senyum dimata mereka Ratusan senyum,pemungkas tiga tahun kita

Usangnya waktu

Terlukis sudah Beberapa tahun lamanya Tiba-tiba hati berdebar Istigfar ku lantunkan Hati masih berdebar Tahmid kuucapkan Bercucur air keluar Umurku belum sampai Seperlima abadpun belum Rautnya mencuri segala Ternyata terlalu memikirkan Kata berjuta makna Bersimpuh diujung kalbu Bilamana terlaksana Bahagia diri ini Kini terasuk dalam jiwa Bermunajatlah diri ini Lembayung sendu ikut serta Dia yang tak pernah terlupa Berpijarlah lenteraku Diatas tak kuasaku Seperti kerlip lilin Mengintip gulitanya malam Lara berlebur rindu Menggurat sebaris doa Riuh rintih kupanjatkan Tak jua bertemu Biar susah terus kuusaha Gundah kulupakan Kejap hadirmu itu Asa ini tak pernah henti Perasaan takberbanding kenyataan Kuserahkan pada-Nya Ku coba rela karena-Nya Ikhlasku karena-Nya duhai kamu

Jangan Terulang

Banyaknya lamunan Saat wajah-wajah itu berdiam diri Di tepi hati Tangisku di dalamnya Tak seekor kumbang pun yg tahu Tujuan kala itu Berpindah tempat ke ujung mata Sebenarnya apa yg kau cari? Jiwaku telah gagal wahai logika, Ternyata hidupku diperdaya dengan nafsu yang nyata Mim

Ketika Jiwa Berbicara

                         BAHASA Rantaiannya tersusun  Terbawa melayang Terlihat jelas deretan yg nyata Cakrawala ,menagih janji Jawabku,pelaksana kata - kata Pernyataan yg akan terungkapkan Pena bersedia membantu Pernyataan indah dengan bahasa tinta yg fasih -Mim

Gerimis Kata

                            HUJAN Awan tetiba menghitam Angin menunjukan kekuatannya Daun memperlihatkan kepeduliannya Rintik menetes memberitahu kebeeradaannya Hujan.. Kau ada Entah kali keberapa kau hadir Saat bermimpi hingga berangan Diriku menyadari Tahukah ? Prosesmu cerminan hidupku Semua ada didalamnya Mim 20 Februari 2016